VALIDUPDATE.COM, TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Kodim 0314/Inhil, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Basarnas, dunia usaha, dan unsur terkait menggelar Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Indragiri Hilir, Jumat (7/8/2026).
Apel strategis ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. Tantawi Jauhari, M.M., CGRE, mewakili Bupati Indragiri Hilir, guna memastikan kesiapan total seluruh elemen dalam menghadapi ancaman Karhutla menyusul ditetapkannya Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Riau Tahun 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, di antaranya Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., serta Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Jakobus Hamonangan Haloho yang hadir mewakili Komandan Kodim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., bersama jajaran personel Kodim 0314/Inhil.
Komandan Kodim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., melalui Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Jakobus Hamonangan Haloho, menegaskan bahwa kehadiran jajaran Kodim 0314/Inhil menunjukkan komitmen penuh TNI dalam mendukung pemerintah daerah dan bersinergi bersama Polri serta instansi terkait untuk mengamankan wilayah Inhil dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan.
Usai pelaksanaan apel, pimpinan bersama unsur Forkopimda termasuk jajaran Kodim 0314/Inhil melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan Karhutla untuk memastikan seluruh armada dan kekuatan operasional siap diterjunkan bilamana terjadi titik api di lapangan.
Dalam amanat yang disampaikan pada apel tersebut, ditekankan bahwa Kabupaten Inhil memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang tinggi akibat dominasi lahan gambut, terlebih di tengah ancaman musim kemarau dan fenomena Super El Nino yang menuntut kesiapsiagaan ekstra dari seluruh jajaran Kodim 0314/Inhil bersama instansi gabungan.
Berdasarkan data evaluasi, luas kebakaran di Inhil sempat menunjukkan tren penurunan dari 340,75 hektare pada tahun 2023, turun ke 254,3 hektare pada tahun 2024, hingga 166,6 hektare pada tahun 2025, namun hingga Agustus 2026 tercatat lonjakan luas kebakaran mencapai 204,1 hektare dengan 613 titik api yang menuntut peningkatan patroli intensif dari Kodim 0314/Inhil di wilayah rawan seperti Kecamatan Gaung.
Sebagai bagian dari langkah preventif di lapangan, Kodim 0314/Inhil bersama jajaran Forkopimda turut mengawal jalannya penyerahan bibit pohon secara simbolis serta penyebarluasan maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat setempat.
Apel siaga gabungan yang turut memperkuat konsolidasi internal Kodim 0314/Inhil bersama instansi terkait tersebut berakhir pada pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, menandai kesiapan penuh aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Indragiri Hilir.






