Aksi Cepat, Posal Tanjung Datuk Evakuasi Penumpang Speed Boat Karam di Perairan Pulau Cawan Inhil

VALIDUPDATE.COM, INDRAGIRI HILIR – Personel TNI Angkatan Laut melalui Pos Babinpotmar Kuala Gaung di bawah jajaran Posal Tanjung Datuk, Lanal Dumai, bergerak cepat mengevakuasi puluhan penumpang beserta kru speed boat yang mengalami kecelakaan laut (karam) di perairan Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Selasa (14/07/2026).

Insiden tersebut terjadi saat speed boat yang tengah berlayar dari Kuala Tungkal menuju Guntung dan Pulau Burung.

Komandan Posal Tanjung Datuk Kapten Laut (T) M. Surya Kusumah, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika kapal melintas di perairan Pulau Cawan. Speed boat dilaporkan mengalami kerusakan fatal pada bagian kipas (propeller).

Mengantisipasi situasi darurat, nakhoda segera mengarahkan kapal ke pinggir pantai. Namun, air dengan cepat masuk dan menggenangi lambung kapal hingga menyebabkan kapal karam.

“Setelah menerima laporan darurat pada pukul 15.00 WIB, personel Pos Babinpotmar Kuala Gaung langsung bergerak ke titik koordinat. Dalam waktu kurang dari 15 menit, tim sudah tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan memprioritaskan keselamatan penumpang,” ujar Komandan Posal Tanjung Datuk dalam keterangannya.

Sinergi evakuasi yang dilakukan Pos Babinpotmar bersama tim gabungan dan masyarakat berjalan secara intensif. Seluruh barang bawaan dan penumpang berhasil dipindahkan dengan aman ke speed boat bantuan yang dikerahkan ke lokasi. Proses evakuasi dinyatakan selesai secara total pada pukul 17.00 WIB.

Posal Tanjung Datuk memastikan bahwa tidak ada korban jiwa (nihil) dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang dan kru kapal berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat. Sementara itu, kerugian material akibat kerusakan kompartemen kapal diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

TNI Angkatan Laut, khususnya Posal Tanjung Datuk, mengimbau kepada seluruh agen pelayaran dan pengguna transportasi laut agar selalu memeriksa kelaikan teknis kapal sebelum berlayar, serta tetap mengutamakan faktor keselamatan (safety first) mengingat kondisi cuaca dan medan perairan yang dinamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *