VALIDUPDATE.COM, TEMBILAHAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir terus memperketat pengawasan serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah seiring dengan dinamika cuaca dan kondisi lapangan saat ini.
Berdasarkan hasil pemantauan harian terbaru pada 5/8/2026 pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 7 titik hotspot terdeteksi di beberapa wilayah, di mana seluruh titik tersebut terkonsentrasi di Desa Kerta Jaya, Kecamatan Kempas, dengan rincian confidence medium sebanyak 6 titik atau sekitar 85,7% serta confidence high sebanyak 1 titik atau sekitar 14,3% pada koordinat -0.45685, 102.82509 yang memerlukan perhatian dan verifikasi lapangan secara lebih mendalam.
Sebaran koordinat tersebut menunjukkan bahwa ketujuh hotspot berada dalam cakupan wilayah yang relatif berdekatan, sehingga mengindikasikan adanya konsentrasi titik panas dalam satu kawasan spesifik yang menuntut penanganan cepat dan terpadu dari unsur petugas di lapangan.
Menindaklanjuti temuan tersebut, tim gabungan penanggulangan bencana langsung bergerak menuju Desa Kerta Jaya, Kecamatan Kempas, guna melaksanakan operasi pemadaman, pendinginan, serta memastikan situasi tetap terkendali.
“Kami mendapati 7 titik hotspot di Desa Kerta Jaya, Kecamatan Kempas, di mana satu titik di antaranya memiliki tingkat kepercayaan confidence kategori high pada koordinat -0.45685, 102.82509, sehingga tim langsung dikerahkan ke lapangan untuk melakukan pemadaman secara intensif guna mencegah eskalasi Karhutla di wilayah tersebut,” ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansah.
Pihak BPBD Kabupaten Indragiri Hilir terus mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya tanda-tanda kebakaran atau titik api baru di lingkungan sekitar demi keamanan dan kelestarian bersama.
