VALIDUPDATE.COM, INDRAGIRI HILIR – Guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Swasembada Pangan Tahun 2026, Kepolisian Sektor (Polsek) Reteh bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
Melalui perintah lisan Kapolsek Reteh, AKP Syahril, S.H., personel Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Labuh, Brigadir Donni Haryadi, bersinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) GARUDA melaksanakan pengecekan kesiapan lahan untuk penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026.
Kegiatan pengecekan ini berlangsung pada Senin (15/6/2026) siang, dimulai pukul 10.30 WIB, bertempat di Jl. Lintas Tanjab, Desa Tanjung Labuh, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kapolsek Reteh, AKP Syahril, S.H., melalui keterangannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata Polri, khususnya Polsek Reteh, dalam mengawal dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional di wilayah hukum mereka.
“Kami ingin memastikan bahwa segala persiapan di tingkat desa berjalan matang. Pendampingan terhadap BumDes ini adalah wujud kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat untuk mendorong produktivitas sektor pertanian lokal,” ujar AKP Syahril.
Selain Bhabinkamtibmas, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama BumDes Garuda, Sdr. Abdul Haris Rifai, Bendahara BumDes, Sdr. M. Ilham Ardeska, serta para pekerja lahan.
Ada tiga fokus utama dalam pengecekan lahan yang dilakukan di titik koordinat antara lain:
1. Meninjau kesiapan fisik lahan milik BumDes GARUDA yang akan digunakan untuk penanaman jagung Kuartal I.
2. Melakukan kalkulasi kebutuhan logistik tani, termasuk memperkirakan jumlah bibit, pupuk, serta pemeliharaan tanaman (racun hama) yang diperlukan.
3. Memastikan karakteristik dan tingkat kesuburan tanah agar varietas jagung yang ditanam dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan panen yang melimpah.
Kegiatan peninjauan yang berlangsung hingga pukul 13.30 WIB ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, pengurus BumDes, dan warga setempat, diharapkan Desa Tanjung Labuh dapat menjadi salah satu lumbung jagung percontohan yang berkontribusi besar bagi swasembada pangan di Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2026.
