VALIDUPDATE.COM, Tembilahan – Pemerintah Kecamatan Tembilahan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan unsur terkait menetapkan pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi sekolah-sekolah di wilayah terdampak serangan monyet liar selama tiga hari ke depan. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif guna menjamin keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan satwa liar yang beberapa kali menyerang warga.
Dalam rapat tersebut, Camat Tembilahan Ari Syuria memaparkan kronologi kejadian serangan monyet liar yang terjadi di sejumlah lokasi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama para orang tua yang khawatir terhadap keselamatan anak-anak saat berangkat maupun pulang sekolah.
“Keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh unsur yang hadir dalam rapat sepakat mengambil langkah antisipatif dengan melaksanakan pembelajaran secara daring selama tiga hari. Kebijakan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk meminimalisir risiko yang dapat mengancam keselamatan anak-anak selama situasi belum benar-benar kondusif,” ujar Ari Syuria.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami keputusan ini karena yang kami utamakan adalah keselamatan anak-anak. Kami juga mengimbau para orang tua agar tetap mengawasi putra-putrinya selama belajar dari rumah. Apabila kondisi sudah dinyatakan aman oleh pihak berwenang, maka proses pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan sebagaimana mestinya,” ungkap Ari.
Berdasarkan hasil rapat, kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah yang berada di wilayah terdampak akan dilaksanakan secara daring selama tiga hari, yakni mulai 6 hingga 8 Agustus 2026. Selanjutnya, apabila kondisi telah dinyatakan aman dan kondusif, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka akan kembali dilaksanakan pada 10 Agustus 2026.
Pemerintah Kecamatan Tembilahan berharap situasi dapat segera kembali kondusif sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung normal. Masyarakat juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan tindakan yang dapat memancing keberadaan monyet liar, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah selama proses penanganan masih berlangsung.
